Penalaran Induktif

PENALARAN INDUKTIF

Metode penalaran induktif adalah adalah suatu penalaran yang berpangkal dari peristiwa khusus sebagai hasil pengamatan empirik dan berakhir pada suatu kesimpulan atau pengetahuan baru yang bersifat umum. Dalam hal ini penalaran induktif merupakan kebalikan dari penalaran deduktif. Untuk turun ke lapangan dan melakukan penelitian tidak harus memliki konsep secara canggih tetapi cukup mengamati lapangan dan dari pengamatan lapangan tersebut dapat ditarik generalisasi dari suatu gejala. Dalam konteks ini, teori bukan merupakan persyaratan mutlak tetapi kecermatan dalam menangkap gejala dan memahami gejala merupakan kunci sukses untuk dapat mendiskripsikan gejala dan melakukan generalisasi.

Jenis-jenis penalaran induktif adalah :

  1. Generalisasi

Generalisasi adalah proses penalaran yang bertolak dari fenomena individual menuju kesimpulan umum.

  • Contoh:

• Irfan Bachdim adalah pemain TimNas, dan ia pemain yang handal.

• Gonzales adalah pemain TimNas, dan ia pemain yang handal.

  • Generalisasi: Semua pemain TimNas adalah pemain yang handal.

* Pernyataan “Semua pemain TimNas adalah pemain yang handal” hanya memiliki kebenaran probabilitas karena belum pernah diselidiki kebenarannya.

  • Contoh kesalahannya:
    • Farry juga pemain TimNas, tetapi ia tidak handal .

v            Macam-macam generalisasi

  1. Generalisasi sempurna

Generalisasi sempurna adalah generalisasi dimana seluruh fenomena yang menjadi dasar penyimpulan diselidiki.

  • Contoh: sensus penduduk
  1. Generalisasi tidak sempurna

Generalisasi tidak sempurna adalah generalisasi dimana kesimpulan diambil dari sebagian fenomena yang diselidiki diterapkan juga untuk semua fenomena yang belum diselidiki.

  • Contoh: Hampir seluruh pria dewasa di Indonesia senang memakai sepatu pantofel.

 

Prosedur pengujian generalisasi tidak sempurna

Generalisasi yang tidak sempurna juga dapat menghasilkan kebenaran apabila melalui prosedur pengujian yang benar.

Prosedur pengujian atas generalisasi tersebut adalah:

1. Jumlah sampel yang diteliti terwakili.

2. Sampel harus bervariasi.

3. Mempertimbangkan hal-hal yang menyimpang dari fenomena umum/ tidak umum.

  1. Kausalitas

Kausalitas merupakan perinsip sebab-akibat yang diharusi dan pasti antara segala kejadian, serta bahwa setiap kejadian memperoleh kepastian dan keharusan serta kekhususan-kekhususan eksistensinya dari sesuatu atau berbagai hal lainnya yang mendahuluinya, merupakan hal-hal yang diterima tanpa ragu dan tidak memerlukan sanggahan. Keharusan dan keaslian sistem kausal merupakan bagian dari ilmu-ilmu manusia yang telah dikenal bersama dan tidak diliputi keraguan apapun.

Macam hubungan kausal :

1) Sebab- akibat.

  • Contoh:
  • Andi berlari dengan kencang sehingga ia terjatuh.

2) Akibat – Sebab.

  • Contoh:
    • Dono kekenyangan karena makan terlalu banyak.

3) Akibat – Akibat.

  • Contoh:
  • Ibu mencium bau gosong, sehingga ibu beranggapan lupa mematikan kompor.

 

  1. Analogi

Analogi dalam ilmu bahasa adalah persamaan antar bentuk yang menjadi dasar terjadinya bentuk-bentuk yang lain. Analogi merupakan salah satu proses morfologi dimana dalam analogi, pembentukan kata baru dari kata yang telah ada.

Dari analogi kita dapat membedakannya menjadi beberapa macam :

  1. Analogi meramalkan kesamaan
  • Contoh
  • Contoh
  • Kehidupan ini seperti bola yang berputar.
  • Bola itu bundar seperti bumi yang bulat dan berputar.
  1. Analogi menyingkapkan kekeliruan
  • Rudi walaupun anak seorang dokter,tetapi ia tidak suka mempelajari tentang kedokteran.

c.     Analogi Klasifikasi

  • Contoh
  • Andre adalah lulusan teknik informatika.
  • Andre dapat membuat sebuah program dengan baik.
  • Indra adalah lulusan teknik informatika.
  • Oleh Sebab itu, Indra dapat membuat sebuah program dengan baik.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s